Rabu, 26 September 2012

TV-1@Horizontal dan vertikal

TV-1@Horizontal dan vertikal

TV tabung jaman sekarang ini sudah mulai kegeser oleh TV LCD namun TV tabung masih banyak, jaman sekarang ini jaman peralihan tekhnologi ke yang praktis dan lebih canggih, tidak lama lagi TV analog diganti dengan TV digital. Untuk anda yang mulai belajar memperbaiki TV maka kali ini penulis akan menerangkan sebab akibatnya apa yang terjadi jika TV mengalami masalah atau trouble, artikel ini akan membahas kerusakan dan bagaimana cara mengatasinya yang penulis sajikan ini singkat tidak bertele-tele fokus langsung dan dengan harapan anda dapat mengambil manfaatnya.

Fungsi Horisontal dan vertikal pada TV sebenarnya merupakan rangkaian yang mengatur sumber magnetik, diolah oleh rangkaian terdiri dari komponen utamanya adalah transistor atau derngan IC, sinyal penerima TV mensinkronkan frekuensi kode horizontal dan vertikal dari pemancar diolah dengan penguat awal dan penguat akhir berupa IC ada pendingin yang besar. Masing-masing horizontal dan vertical dikuatkan pada jalur yang berbeda dan pada akhirnya horizontal dan vertical bertemu dibelakang ekor tabung berupa lilitan kawat seperti konde yang nempel ditabung bagian belakang tengah panjang tabung, gulungan kawat horizontal vertical ini dapat kita lihat dengan jelas karena besar.

Bagian Horosontal dan vertical TV yang lebih lama keluarannya berdiri sendiri sendiri dan masing-masing diolah IC atau transisitor, pada penguat akhirnya generasi pertama memakai transisitor, generasi selanjutnya penguat vertical umumnya mengunakan IC power. Untuk horisontalnya sampai sekarang menggunakan Transistor power kotak berkaki tiga, transistor ini didalamnya bagian emitor dan kolektornya dilengkapi dua dioda yang berlawanan arah untuk mengatasi supaya transisitor tidak cepat rusak karenya bekerja pada lilitan, transistor kebanyakan darlington.

Fungsi lilitan horizontal dan vertical pada tabung ini adalah membuka tembakan elektron menuju depan layar tabung sehingga layarnya dapat kita lihat gambar yang diterima dari tembakan electron yang berasal dari ekor tabung. Jika Horisontal dan vertical tidak berfungsi maka kita akan melihat hanya satu titik cahaya ditengah layar TV, ini menandakan jika horizontal dan vertikalnya perlu di periksa.

Pada layar TV terlihat hanya titik cahaya ditengah layar yang harus diperiksa adalah :
  1.  Periksa jalur utama suplayer arus atau Vcc yang mensuplai IC pengolah horizontal dan vertical.
  2. Periksa IC Vertikal dan horizontal, IC jika rusak diukur kakinya tidak sesuai dengan ketentuan tipe IC itu pada tiap kakinya ini bisa dilihat dari data IC mengenai operasionalnya IC. Untuk tidak rumit ukur saja tiap kaki IC bila semua atau sebagain besar kaki-kaki IC bila tegangan voltasenya hampir sama semuanya atau voltase tiap kaki sama berarti IC itu rusak dan harus diganti.
Layar TV terlihat cahaya garis vertical , kerusakan pada bagian horizontal yang harus diperiksa adalah :
  1. Periksa transistor penguat horizontal dan periksa transistor yang besar ada pendingin-nya transistor kotak berkaki tiga menempel pada pendingin yang paling besar, transistor ini menggerakkan gulungan horizontal dan flayback dari flayback juga biasanya diambilkan arus suplai untuk mensuplai bagian lain. Bagian ini termasuk bagian yang paling panas dan sering solderan aus buang timah yang lama dan solder dengan timah yang baru. Ukur tegangannya VEB jika 0.7 Volt atau ada juga yang 1.4 Volt trasisitor yang menunjukkan Voltase 1.4 merupakan transistor darlington susun dua, jika rusak copot dan ukur lagi dengan Avometerr, jika trasistor rusak ganti yang baru. Transistor ini dirancang pada kaki emitor dihubungkan dengan kolektor dengan diode dua arah didalamnya maka pengukuran-nya beda dengan transistor yang tidak ada diodenya.
  2. Kerusakan terkait yaitu kerusakan lainnya, bagian ini disekitarnya yaitu yang untuk mensuplai arus bagian lain solderannya juga sering aus, maka dari sumber ini pula kerusakan banyak terjadi, periksa dengan kaca pembesar solderannya terutama pada komponen yang tidak menempel pada PCB, komponen-komponen ini panas kerjanya maka dirancang tidak ditempelkan PCB, jika solderannya aus maka ambil timah yang aus itu dan buang ganti dengan timah yang baru.
  3. Periksa kabel horizontal ini yang menuju ke lilitan kawat konde.
Pada generasi yang dulu bagian horizontal dilengkapi penyetelan kuatnya sinyal dan penyetelan frekuensi, penyetelan ini ada diluar dan didalam TV. Bagian dalam memakai trimpot untuk disetel juka bagian luar tidak dapat ditrim. Bagian luar ini berada bagian belakang TV menggunakan potensio dengan danganan plastic tanpa dilengkapi kenop. Fungsinya untuk mensinkronkan frekuensi dengan pemancar jika frekuensi horizontal TV lebih rendah maka gambar tidak bisa diam akan mengerol turun kebawah dan jika lebih tinggi dari pemancar akan ngerol gambar naik ke atas, bisa juga gambar robek-robek tak karuan jika tidak sinkrion. Untuk TV keluaran sekarang bagian ini tidak ada dan anda tidak perlu mencari, terutama TV butan Negara china dan jika mnembeli rangkaian TV satu emplek pcb.

Layar Tv terlihat cahaya garis horizontal, kerusakan pada bagian vertikal yang harus diperiksa adalah :
  1. Periksa IC vertical power , IC ini menempel pada pendingin dan perkaki banyak, periksa solderan-nya karena pada daerah ini merupakan daerah panas dan penggunaan TV biasanya lebih dari empat jam maka disini solderan-nya rawan, biasanya solderannya retak dan fungsinya tidak normal dan bisa juga rusak. Lihat solderannya dengan kaca pembesar. Jika solderannya yang aus maka lakukan pengambilan timah dengan alat sedotan timah dang anti dengan timah yang baru.
  2. Jika IC rusak maka tegangan tiap kaki IC akan sama besarnya jika diukur dengan DC voltase Avometeer, jika rusak ganti dengan yang baru.
  3. Periksa kabel yang menuju ke lilitan kawat yang berbentuk konde yang menempel pada layar tabung.
Bagian vertical keluaran generasi yang dulu dengan sekarang juga mengalami perobahan, generasi yang lama semuanya menggunakan transistor kemudian, menggunakan IC pada bagian penguat awal dan penguat akhi masih tetap menggunakan transistor, perkembangan sekarang memakai IC semuanya, termasuk IC powernya. Pada generasi lama bagian vertical dilengkapi dengan setelan untuk menyetel kuatnya keluaran sinyal, maka jika tidak tepat atau mengalami pergeseran frekuensi atau kuatnya sinyal gambar akan kelihatan cacat, gambar orang bisa kelihatan pendek, gemuk atau lebih kurus. Penyetelan vertical harus sinkron dengan cara TV dihadapkan ke kaca dan bagian trimpot diputar putar mencari posisinya yang tepat untuk gambar lingkaran supaya benar-benar terlihat lingkaran tidak bulat telor. Untuk keluaran TV generasi sekarang bagian penyetelan ini tidak ada, lansung jadi.

Kerusakan Horisontal & vertical bergandengan erat dengan ausnya solderan, Kerusakan pada pesawat telivisi kebanyakan penyebabnya adalah dari solderan yang aus karena pesawat TV digunakan lebih dari empat jam, peralatan elektronok jika digunakan lebih dari empat jam tanpa berhenti akan cepat mengalami keausan solderan yang berakibat lebih cepat rusak dari yang pemakaiannya kurang dari empat jam. Walu kita menggunakan lebih empat jam terus menerus dalam sehari keausannya solderan ini sekitar dua tahuin mulai ada perubahan. Jika sebelum usia dua tahun sudah mengalami kerusakan berarti ada cacat produksi dari pabrik pembuatnya.

Gejala khas solderan aus pada TV adalah jika TV dipukul atau digebarak maka keadan pulih gambarnya atau suaranya. Bisa juga menunggu beberapa menit kemudian TV normal, ini menandakan adanya keausan solderan, maka jika Tv anda mengalami ini maka cepatlah di perbaiki jika tidak kerusan akan tambah parah bisa merembet kea rah lain. Jika menandakan TV harus dipukul dulu atau beberapa menit kemudian baru TV normal maka kerusakan ini hanya solderannya yang harus dibuang dan diganti dengan timah yang baru. Komponen TV belum mengalami kerusakan dan jika tetap dipakai komponen TV akan rusak.

Untuk Skema blok TV klik 1 - 4 link dibawah ini :

Ke artikel - Pesawat Penerima TV-1
Ke artikel - Pesawat Penerima TV-2
Ke artikel - Pesawat Penerima TV-3
Ke artikel - Pesawat Penerima TV-4
Ke artikel - Trouble@RGB TV


Rob pancy 24 Februari 2013 06.11
apa bisa kerusakan ic vertical dan tr horizontal sekali menangani buat agan yang master pengalaman

*Maksudnya dua kerusakan horisontal & Vertikal rusak bareng langsung dapat ditangani sekaligus ? Hal ini 2 kerusakan satu tingkat dapat langsung dilakukan sekali jadi yaitu IC dan Tr langsung diganti, jika memasangnya benar bisa langsung beres. Berbeda dengan kerusakan 2 bagian 2 tingkat yaitu kerusakan yang satu bisa diketahui kalau satunya sudah diperbaiki.

3 komentar:

  1. mas bagian dan fungsi blok power supply,blok horisontal,blok vertikal,blok RGB

    BalasHapus
  2. apa bisa kerusakan ic vertical dan tr horizontal sekali menangani buat agan yang master pengalaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. *Maksudnya dua kerusakan horisontal & Vertikal rusak bareng langsung dapat ditangani sekaligus ? Hal ini 2 kerusakan satu tingkat dapat langsung dilakukan sekali jadi yaitu IC dan Tr langsung diganti, jika memasangnya benar bisa langsung beres. Berbeda dengan kerusakan 2 bagian 2 tingkat yaitu kerusakan yang satu bisa diketahui kalau satunya sudah diperbaiki.

      Hapus

Kritikan dan Saran Anda Penulis butuhkan untuk memperbaiki kualitas blog ini karena blog ini Penulis bertujuan untuk menyampaikan pengalaman dan keahlian khusus untuk generasi Muda, dan jika ada yang salah dalam penulisan Penulis mohon diberitahu benarnya bagaimana, karena Penulis sendiri masih banyak kekurangan.

Penulis ucapkan terimakasih atas kunjungan Anda di blog ini. Untuk pengunjung blog Penulis persilakan untuk ikut memberikan jawaban pada komentator yang menanyakan sesuatu yang dibutuhkan dimana mungkin Penulis kurang memahami atau mungkin belum sempat memberi jawaban, hal ini sesuai tujuan Kita yaitu belajar bersama.

Sekian dan terimakasih banyak dari Penulis.