Minggu, 01 Mei 2011

Dasar Rangkaian Catu daya AC menjadi DC volt


Macam rangkaian untuk mengubah arus AC menjadi DC banyak macam-nya tapi yang perlu diketahui dan sangat penting seperti gambar disebelah kanan ini yang paling banyak digunakan pada rangkaian.

Input AC diumpan dari Trafo Adaptor, gambar paling bawah memerlukan Trafo Adaptor yang ada CT-nya yaitu merupakan titik tengah tegangan kembar.

Untuk diode yang menggunakan empat diode bisa digunakan juga Kuprok (Kuprox), terdiri dari empat kaki yang berdaya besar yaitu pemakaian Arus besar biasanya berbentuk segi empat, ada yang dilengkapi logam pendingin berbentuk sirip pendingin, untuk daya yang lebih besar lagi berbentuk segi empat dan di tengahnya ada lubang untuk memasang baut untuk merekat-kan ke pendingin tambahan, lebih baik ditambah pendingin terbuat dari logam Tembaga atau logam Aluminium. Penyaluran panas antar pelat logam kuprok dengan pendingin, lebih baik lagi jika diolesi pasta silikon biasanya berwarna putih atau putih kekuningan.

Untuk daerah operasi Voltase Capasitor, dioda atau Kuprok harus diatas daerah operasional, karena bisa menyebabkan kerusakan komponen, untuk Capacitor (Elco) bisa meledak. Misalnya DC = 12 Volt, Voltase operasional Capasitor harus di atasnya bisa dipasang Capasitor 25 Volt. Jika dipasang 12 Volt akan rusak, apa penyebabnya...setelah arus AC dirobah  menjadi arus DC masih tersisa riak gelombang AC, Tegangan DC naik menjadi kurang lebih 40% Volt dari aslinya atau V(asli) x 1,414 = V, perkalian ini dari sistem yang dipakai jaringan listrik terdiri dari tiga lilitan kawat pada Generator pembangki  Listrik menghasilkan Listrik Volt AC dan ketiga ujung lilitan disatukan dan dihubungkan ke tanah untuk Ground disini tidak terlepas dari perhitungan rumus Segitiga.

Untuk meratakan riak gelombang ini dipakai Resistor, Transistor atau IC supaya benar-benar rata dan riak gelombang AC hilang dengan cara ini DC Volt hampir sama dengan sumber tegangan AC Volt.

Gambar tidak tersambung, dalam pengertian nilainya dapat anda sesuaikan kebutuhan, kapasitas Condencator maupun Voltase-nya.

Output IC regulator ada dua macam Output DC Positif dan Output DC Negatif. Dengan penambahan IC Regulator ini Arus DC menjadi rata, riak gelombang bekas Arus AC  dapat ditekan semaksimal mungkin, sehingga hasilnya jika digunakan untuk mencatu rangkaian hasilnya baik, tidak mendengung.


Klik artikel dibawah ini :

Dasar Rangkaian Catu daya AC menjadi DC volt
Perata DC_IC_1_78xx-79xx
Perata DC_IC_2_78xx-79xx
Perata DC_IC_3_78xx_79xx
Perata Adaptor IC - 7815 x 7915
Gambar dengan : OpenOfficeDraw

5 komentar:

  1. mas, untuk mengubah arus listrik ac 12v ke dc 12v di motor (khusus jalur lampu saja) apakah rangkaian diatas bisa diaplikasikan?

    jika memang bisa, berapa detil nilai masing komponen tersebut khususnya kapasitor?

    maturnuwun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya belum pernah merobah arus ac menjadi dc dari motor, listrik pada dasarnya sama dan saya katakan bisa dan anda bisa mencobanya. nilai kapasitornya untuk 12 volt ac bisa dipakai 1000 mikrofarat 16 volt, untuk diode gunakan arus sesuai kebutuhan harus sesuai misalnya 1 amper voltasenya bisa memakai yang 50 volt.

      Untuk menyesuaikan perlu sedikit dirobah jalur positif terdiri dari satu diode satu elco jika mau rata bisa tambah Ic, jalur negatif dari bodi motor. Satu diode merupakan catu daya setengah gelombang, satu gelombang dibuang. Berbeda dengan gambar diatas dari output trafo diumpan kedua-duanya ke diode dan merupakan catu daya gelombang penuh, paling atas dua gelombang positif digunakan dari trafo CT, gambar berikutnya tanpa CT dengan 4 diode gelombang positif dan negatif digunakan, gambar paling bawah tegangan ganda dengan CT, gelombang positif dan negatif digunakan.

      Hapus

      Hapus
  2. Mas.. saya punya amplifier arus DC 12 v , ingin saya nyalakan dg listrik.. bagaimana rangkaianya??
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk Restu WR,ST
      Rangkaiannya jika menggunakan Trafo CT 5 Amper, dua diode sebagai output positif dihubungkan dengan kutup Elco positif nilainya 4.700 mikrofarat dan sebagai output yang dihubungkan dengan kabel positif Amplifier. Sedang CT Trafo dihubungkan dengan negatif Elco dan sebai output dihubungkan dengan kabel negatif amplifier.

      Untuk Trafo tanpa CT menggunakan 4 diode sedangkan Elco dan selanjudnya sama.

      Trafo dipasaran biasanya 5 amper keluarnya dibawah 5 Amper, lihat kawat tembaganya lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

      Hapus
  3. mas saya mau merubah arus Ac 220v Menjadi arus DC 12v trafonya yang berapa ampere

    BalasHapus

Kritikan dan Saran Anda Penulis butuhkan untuk memperbaiki kualitas blog ini karena blog ini Penulis bertujuan untuk menyampaikan pengalaman dan keahlian khusus untuk generasi Muda, dan jika ada yang salah dalam penulisan Penulis mohon diberitahu benarnya bagaimana, karena Penulis sendiri masih banyak kekurangan.

Penulis ucapkan terimakasih atas kunjungan Anda di blog ini. Untuk pengunjung blog Penulis persilakan untuk ikut memberikan jawaban pada komentator yang menanyakan sesuatu yang dibutuhkan dimana mungkin Penulis kurang memahami atau mungkin belum sempat memberi jawaban, hal ini sesuai tujuan Kita yaitu belajar bersama.

Sekian dan terimakasih banyak dari Penulis.