Kamis, 08 September 2011

Cara menghitung lilitan kawat Transformator-2

Teras besi, untuk menggulung Trafo (transformator), ada tiga macam bentuk dasar seperti tiga gambar diatas yaitu berberntuk huruf C, O dan E,dari ketiga macam bentuk ini yang paling sering dipakai dan banyak dipasaran yaitu trafo berbentuk E dan bentuk O yaitu Trafo Toroida, dipasaran dikenal pula dengan nama Trafo Donat karena bentuknya menyerupai makanan Donat lobang ditengah.

Bentuk teras besi masing-masing sangat tipis dan herlapis isolator hingga antara satu dengan lainnya terisolasi jika disusun untuk membentuk trafo diperlukan beberapa teras besi dijajar berlapis-lapis hingga membentuk luas teras besi yang diperlukan.

Keterangan gambar-4
Gambar penampang irisan trafo dilihat dari atas :
Warna kelabu lapisan teras besi.
Warna merah ilitan kawat tembaga.
Warna hijau rumah plastik tempat lilitan kawat tembaga.

Hitungan Luas Teras besi :

O = P x L
O = luas teras besi
P = panjang teras besi
L = lebar teras besi
P = 2.5
L = 2
O = 2.5 x 2
O = 5
Jadi luas teras besi = 5 cm persegi

Gulungan perVolt

gpV = f / O
gpV = gulungan perVolt
f = frekwensi listrik 50Hz
O = luas teras besi
f = 50Hz
O = 5 cm2
gpV = 50 / 5 gpV
gpV = 10 gulungan perVolt
Jadi untuk 1 Volt memerlukan 10
gulungan kawat temhaga

Diperlukan Trafo untuk keperluan 15Volt,
dari jaringan Listrik 220Volt.
Hitung berapa jumlah gulungan Primer dan sekunder
Jika gulungan perVolt = 10 gulungan kawat tembaga.

Kerugian teras besi Sebesar 10%
Untuk menghitung
Gulungan Primer 220 Vol
Gulungan Sekunder 15 Volt.
Primer = 220Volt.
10 x 220 = 2200 gulungan
2200 x 10% = 220 gulungan
Gulungan Primer = 2200 + 220 = 2420 gulungan
Sekunder = 15Volt
10 x 15 = 150 gulungan
150 x 10% = 15 gulungan.
Gulungan sekunder 150 + 15 = 165 gulungan.


Tabel garis tengah kawat tembaga dan kemampuan menghantar Arus listrik dalam Amper dan Mili Amper.

No Diameter kawat tembaga

mm
Kemampuan arus
dalam Amper

A
Kemampuan arus
dalam Mili Amper

MA
1
0.1
0.016 --- 0.024
16 --- 24
2
0.15
0.035 --- 0.053
35 --- 53
3
0.2
0.063 --- 0.094
63 --- 94
4
0.25
0.098 --- 0.174
98 --- 174
5
0.3
0.141 --- 0.212
141 --- 212
6
0.35
0.190 --- 0.289
190 –- 289
7
0.4
0.251 --- 0.377
251 --- 377
8
0.45
0.315 --- 0.477
315 --- 477
9
0.5
0.340 --- 0.588
340 --- 588
10
0.6
0.566 --- 0.849
566 --- 849
11
0.7
0.770 --- 1.160
770 --- 1160
12
0.8
1.01 --- 1.51
13
0.9
1.27 --- 191

14
1
1.57 --- 226

15
1.5
353 --- 5.30

16
2
6.28 --- 9.42

17
2.5
9.84 --- 14.33

18
3
14.14 --- 2120

19
3.5
19.24 – 28.86

2O
4
25.14 --- 37.31



Ke artikel - Cara menghitung lilitan kawat Transformator-1

Ref : Diklat BLKI

13 komentar:

  1. bgus bgt blog nya mas,sya pecinta elektronik mas,skarang sya lg blajar bkin inverter,cuma dstu membtuhkan trafo A besar bgt,sdangkan saya awam bgt,apalgi msalah trafo!sya prnh lhat d you tube inverter 500watt,cuma dstu trafo nya tu pdahal kcil bgt,cuma tu trafo donat!mas kw mw buat trafo donat ukuran 20A ke atas gmna rmus nya mas?oy tu trafo CT mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menggulung trafo donat diperlukan seorang yang benar benar sudah pengalaman dalam hal pembuatan trafo, untuk pemula sebaiknya anda menggunakan cara-cara yang sudah ada di blog ini yang terdiri dari dua bagian 1 & 2 baca dan coba dulu jika anda sudah mahir baru belajar trafo donat.

      Trafo CT memang lebih besar karena terdiri dari dua lilitan kembar, untuk trafo 20 Amper keatas memang besar.

      Maaf saya tidak dapat memberi rumus trafo Donat.

      Hapus
  2. mas mau tanya dong.. saya pemula di bidang elektro.. mas misal ada tembaga ukuran 1.0mm x 4... agar hasilnya sama, tembaga ukuran berapakah yang bisa saya pakai agar bisa x3?
    kalo boleh tolong kirim ke email saya ya mas.. fox168mr@yahoo.com.. terima kasih sebesar2nya mas

    BalasHapus
  3. mau tanya mas,,,,?berapa jumlah lilitan primer / sekunder untuki travo donat,,,? rimksh sebelm nya

    BalasHapus
  4. mks kang, aq udah save as filenya.........

    BalasHapus
  5. Misi gaи tlong buat dong rumus amper travo ct dn toroid

    BalasHapus
  6. cuma mau menambahkan aja aq sering gulung trafo sendiri yg paling mudah di gulung trafo yg pake kren E,I kalau yg donat biasax aq pake bekas trafo stavol/stabiliser.tinggal di tambah lilitang dan volt yg kita inginkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk Abdul Manan, terimakasih.....Anda memberikan pengalaman, membantu Saya dan para pembaca bisa lebih jelas.

      Hapus
  7. ini yang dimaksud garis tengah kawat itu apa?? apakah diameter kawat??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul terimakasih atas koreksinya, Anda lebih akurat dan saya perlu mengganti tulisan di kolom tabel yang Anda maksud.

      Hapus
  8. Mas admin mau nanya, di ups ica tuh ada trafo kecil lebel trafo TREF-1202/04, berapa tuh volt input outputnya? Dan kalau ada dipasaran jika mau beli bilangnya trafo apa gitu,ada nama lainnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf soal label trafo atau kode saya tidak hafal.
      Trafo memang banyak macamnya dan terbagi 2
      1. untuk menaikkan tegangan.
      2. untuk menurunkan tegangan (voltase).

      Kalau beli sesuaikan dengan kebutuhan, misalnya butuh Primer 220 V : sekunder 12 volt/1 amper CT. maka kalau beli ya disebutkan rincian ini. Trafo ini jenis penurun tegangan dari listri 220 volt dan keluaran voltase ganda 12 volt..

      Hapus
  9. Mas Mohon petunjuknya , Saya punya Trafo bekas 220 V diturunkan jadi 30 V , Kokenya P8,9 cm , L 4,5 cm , Kawatnya Primer 1,27 mm , Sekunder 2,65 mm . Saya mau jadikan 220 V ke 90 V apa yang harus saya Rubah ??.
    BALAS

    BalasHapus

Kritikan dan Saran Anda Penulis butuhkan untuk memperbaiki kualitas blog ini karena blog ini Penulis bertujuan untuk menyampaikan pengalaman dan keahlian khusus untuk generasi Muda, dan jika ada yang salah dalam penulisan Penulis mohon diberitahu benarnya bagaimana, karena Penulis sendiri masih banyak kekurangan.

Penulis ucapkan terimakasih atas kunjungan Anda di blog ini. Untuk pengunjung blog Penulis persilakan untuk ikut memberikan jawaban pada komentator yang menanyakan sesuatu yang dibutuhkan dimana mungkin Penulis kurang memahami atau mungkin belum sempat memberi jawaban, hal ini sesuai tujuan Kita yaitu belajar bersama.

Sekian dan terimakasih banyak dari Penulis.